03/06/10

Bundaran HI Ramai Demo Kutuk Israel

Kamis, 03/06/2010 09:59 WIB
Tragedi Freedom Flotilla
Bundaran HI Ramai Demo Kutuk Israel

Jakarta - Aksi mengutuk tindakan Israel yang menyerang kapal relawan kemanusiaan terus dilakukan. Bundaran HI kembali menjadi pusat aksi mengecam itu.
Aksi dilakukan 100 orang dari Persatuan Umat Islam (PUI) yang di ikuti oleh DPP Pemuda PUI, Himpunan Mahasiswa (HIMA PUI), Himpunan Pelajar (HIJAR PUI). Mereka mengelilingi Bundaran HI, Jl Thamrin, Kamis (3/6/2010) pukul 09.45 WIB dengan menabuh drum dan membawa bendera Palestina.

Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'Kami Pernah Mengalahkan Penjajah', 'Kami Tunggu Israel di Indonesia', Israel = Teroris', dan 'Israel Go To Hell'.

Mereka mengadakan doa bersama untuk keselamatan rakyat Palestina dan relawan.

Koordinator aksi, Kana Kurniawan, mendesak PBB memberikan tindakan tegas bagi pemerintahan Israel.

"Kami meminta PBB menyeret PM Israel Benjamin Netanyahu ke pengadilan internasional," teriak Kana.

Aksi tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas. Sekitar 4 polisi berjaga-jaga di sekitar lokasi. By; Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Baca Selengkapnya...

01/06/10

Freedom for Palestine

Assalamu`alaikum Wr.Wb.
     Sejarah hitam Israel terhadap Palestina telah menjadi kekejian setelah era komunis dan nazi Jerman. Israel terang-terangan melakukan pembantaian terhadap warga Palestina yang tidak berdosa; mengisolasi hingga kelaparan, merobohkan rumah tinggal dan fasilitas warga hingga mengusirnya dari tanah haknya. Dewan Keamanan PBB sebagai lembaga pemelihara perdamaian tertinggi dunia tidak bernyali dan seolah mengabaikan atas kebrutalan Negara Yahudi itu. Bahkan Negara-negara Arab seakan menutup mata atas genosida saudaranya warga Palestina selama puluhan tahun hingga ribuan nyawa melayang oleh kebengisan Israel.
      
     Kini, ketika para relawan kemanusiaan Internasional hendak mengirim bantuan terhadap Palestian, diserang dengan pasukan khusus Israel (Vivanews, 31/5). Ada sedikitnya 20 relawan tewas dan puluhan lainnya terluka. Padahal mereka murni melakukan misi kemanusiaan terhadap warga Palestina.
 

     Atas dasar itulah, kami PP Pemuda PUI mendesak pemerintah dan DPR RI segera bertindak tegas terkait kebrutalan tentara Israel menyerbu kapal misi kemanusiaan,Mavi Marmara. Diantaranya:
1. Mendesak OKI dan Negara-negara Arab harus memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel
2. Mendesak Dewan Keamanan PBB mengadili Israel ke mahkamah Internasional karena pelanggaran HAM
3.Mendesak Dewan Keamanan PBB memberikan sanksi kepada Israel
4.Mendesak PBB untuk menekan Israel membuka blokade terhadap Gaza
5. Dunia Islam harus bersatu melawan hegemoni dan memberikan bantuan terhadap Palestina
Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan semoga bermafaat bagi kedamaian di dunia dan khususnya di kawasan Timur-Tengah.


Wassalamu`alaik Wr.Wb.
Freedom for Palestine
Jakarta, 31 Mei 2010
By: Kana Kurniawan (Ketua Dep.Kajian Strategis PP PUI, 081324458804)
Baca Selengkapnya...

Aksi Solidaritas Palestina Di HI Makin Bertambah

Keprihatinan atas tragedi penyerangan tentara Israel terhadap rombongan Misi Kemanusiaan mengunakan Kapal Mavi Marmara di Perairan Gaza makin bertambah. Sedikitnya 200 mahasiswa dari Lembaga Dakwah Kampus (LDK) UI dan UNJ mengelar aksi unjuk rasa di Bunderan HI Jakarta, Selasa (1/6/2010). Mereka mengecam aksi brutal tentara Israel yang menyebabkan korban jiwa. "Pemerintah Indonesia harus tegas menghadapi tindakan Israel terhadap kondisi WNI di Kapal Mavi Marmara. Dukung secara konkret atas kemerdekaan Palestina," tegas Koordinator Aksi Ikhwan dalam orasinya. 

Sementara itu Ketua Umum PP Pemuda Persatuan Umat Islam (PPUI) Iman Budiman dalam orasinya mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan negara-negara Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. "Tragedi ini menjadi sejarah hitam kekejian setelah era komunis dan nazi Jerman. Oleh karena itu Dewan Keamanan PBB harus mengadili Israel ke mahkamah internasional karena melanggar HAM," tegasnya.
Mereka juga menghimbau kepada dunia Islam bersatu melawan hegemoni dan memberikan bantuan kepada Palestina. "PBB harus buka blokade terhadap Gaza. Ini untuk masuknya bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina," kata Iman.
 

Iman menambahkan, DK PBB sebagai lembaga pemelihara perdamaian tertinggi di dunia tidak boleh mengabaikan aksi brutal Israel terhadap Palestina. "Sampai saat ini DK PBB masih belum bernyali dan cuek atas penindasan Israel terhadap Palestina. Ini tidak boleh terjadi lagi," pungkasnya.[wid] Utama | Nasional Written by Redaksi Seruu.Com on Tuesday, 01 June 2010 14:19Aksi
Baca Selengkapnya...