02/05/10

BERBUAT BAIK UNTUK MENJADI LEBIH BAIK

 Oleh: Sapari

Saudaraku yang budiman, setidaknya ada dua semangat yang perlu terus dipupuk dan dihidupkan dalam diri kita, agar setiap hari yang kita lalui membawa kita pada kondisi yang lebih baik. Hari ini yang kita lalui menjadi lebih baik dari hari kemarin. Pertama, semangat untuk memperbaiki diri, jadikan semangat ini menghiasi sehari-hari kita. Dengan semangat ini, kita sangat senang dan berterimaksih kepada siapapun yang telah memberikan kritik dan koreksi sebesar apapun, karena bagi dirinya itu merupakan rezeki yang tak ternilai.
Tidak pernah sungkan untuk bertanya dan meminta pendapat kepada siapapun, dalam rangka mengepaluasi dan mencari kekuangan diri, sehingga membuat diri kita sangat cepat berubah dalam memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan. Semangat ini tidak akan menghinakan dan merugikan diri, tetapi insyaallah orang lain justru lebih mencintai dan menghormati orang yang mau mendengar dan menerima kritikan. Dari pada orang sibuk membela diri dan menimpahkan kesalahan kepada orang lain.
Semgat kedua ialah, semangat untuk menuntut ilmu, menambah pengetahuan dan pengalaman semangat untuk menutup ilmu, menambah pengetahuan dan pengalaman. Sediakanlah waktu, anggaran dan tenaga khusus untuk meningkatkan dan menambah ilmu sehingga wawasan menjadi semakin luas, pengetahuan kian dalam. Semua ini akan memperbaiki kualitas kita dalam berbicara, menambah kearifan dalam memutuskan, dan kian bijak dalam bertindak.
Bila bekerja, dengan kedua semangat ini, kita akan senantiasa mengerjakanya dengan persiapan dan perencanaan yang matang dan bertanggung jawab. Membuat lingkungan kerja"tertulari" semangat kerja yang luar biasa, etos kerja yang positif, dan semuanya kita kerjakandengan keikhlasan dan kejujuran sebagai salah satu bentuk ibadah kita.
Oleh karena itu dalam merintisi karir kehidupan ini, benar-benar harus dengan tegad yang membaja dan kesungguhan yang selalu menggelora untuk menjadi orang terpecaya terjaga kejujurannya sampai akhir hayat kelak. Jangan pernah terpancing atau terkeroh oleh keuntungan dengan mengabaikan kejujuran, karena sesungguhnya keuntungan dengan jalan ketidakjujuran selain keuntungan tersebut semu, dalam jangka sangat pendek pasti akan menimbulkan kerugian yang kompleks serta untuk jangka panjang bahkan bias tembus sampai akhirat nanti.biasakanlah selalu jujur dimulai hal yang sederhana dan kecil sekalipun, walaupun terhadap anak kecil, karena sesungguhnya Allah lah yang maha menilai prilaku kita. Yakinilah tidak akan pernah untung sama sekali dengan ketidak jujuran, selain kerugian kerugian yang mendera dan menghancurkan. Sudah terlalu banyak bukti disekitar kita untuk dijadikan pelajaran. Oleh karena itu agar prilaku kita menjadi lebih baik perlu;
1. jangan sekali-kali berbohong atau terpancing untuk menambah omongan sehingga menjadi dusta walau dalam gurau sekalipun. Kata kuncinya adalah, bertanya kepada hati nurani sendiri, tanyalah apakah kata-kata ini benar bias dipertanggung jawabkan atau tidak, katakanalah hanya yang kita yakini kebenarannya, jangan pernah takut dianggap bodoh karena tak sanggup menjawab. Biasakanlah berkata apa adanya, tentu saja pada saat kondisi yang tepat dan dibutuhkan.
2. jangan pernah mudah membuat janji. Pastikan setiap janji yang diucapkan sudah diperhitungkan matang-matang, dan berusaha keraslah untuk memenuhi janji walaupun harus berkorban banyak hal, karena kerugian tak menepati janji benar-benar jauh lebih merugi.
3. tepat waktulah dalam segala hal. Jangan terlambat atau gemar menunda-nunda atau mengakhirkan padahal banyak kesempatan. Bermain-main masalah waktu akan sangat merontokan kredibilitas. Wallahu a'lam bish showab. (dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar: